Daily Archives: January 28, 2016

Nanoteknologi Di Bidang Pangan

Semakin hari perkembangan teknologi semakin sangat berkembang. Semakin hari semakin banyak teknologi baru yang bermunculan, salah satunya ada nanoteknologi nih. Ya seperti yang udah terlihat dari namanya nanoteknologi ini adalah ilmu pengetahuan dan teknologi yang mengontrol zat, material dan sistem pada skala nanometer, sehingga menghasilkan fungsi baru yang belum pernah ada. Kebayangkan dengan mengubah partikel suatu zat menjadi nano kita bisa mengubah sifat maupun fungsi dari suatu zat, akan ada banyak hal yang bisa dikembangkan dengan teknologi ini. Nah ini yang membuat teknologi nano ini laris manis di berbagai bidang. Mulai dari bidang kedokteran, farmasi, sampai ke bidang pertanian. Salah satu bidang yang sangat berpotensi untuk diterapkannya teknologi ini yaitu bidang pangan.

Penerapan Teknologi Nano dalam Industri Makanan
Produk pangan yang dibuat dengan teknologi nano disebut “ nanofood “ baik secara teknik maupun peralatan yang dipergunakan dalam proses pengolahan , produksi maupun pengemasan.
Secara umum penerapan teknologi dalam industri makanan dapat dibagi menjadi beberapa bidang , yaitu :

1. Dalam bidang proses ( processing )
Teknologi nano memberikan alternatif dalam pemrosesan makanan sehingga akan dihasilkan produk dengan kualitas yang lebih baik . Penerapan teknologi ini dalam pemrosesan makanan meliputi dua hal , yaitu :

a. Sintesa bahan
Proses sintesa bahan meliputi pembuatan makanan fungsional. Makanan fungsional merupakan makanan yang dapat merespon kebutuhan tubuh akan suatu nutrien dan memenuhi kebutuhan itu dengan cara yang efisien. Salah satu contoh yang sudah dikembangkan adalah nanocapsule yang mengandung minyak ikan tuna ( sumber asam lemak omega 3 ). Nanocapsule ini didesign untuk dapat pecah setelah mencapai perut , sehingga rasa tak enak dari minyak ikan tidak mengganggu .Produk lain yang telah dikembangkan adalah Nano-Sized Self-Assembled Liquid Structure ( NSSL ) yang merupakan teknologi yang dapat mengantarkan nutrien dalam ukuran partikel nano ke dalam sel .
Partikel nano yang dipergunakan dapat berupa ” soft particle ” yang berupa bahan organik atau ” hard particle ” yang berupa bahan non organik. Partikel nano yang dapat dimakan ( edible ) dapat dibuat dari bahan silikon atau keramik. Bahan yang lain juga dapat digunakan apabila dapat bereaksi dengan panas tubuh atau secara kimia dapat bereaksi dengan reaksi kimia dalam tubuh seperti polimer .

b. Proses pemecahan ( fraksinasi )
Proses fraksinasi secara umum adalah pemecahan ukuran molekul suatu senyawa sampai dengan ukuran partikel nano ( ukuran diameter 1 – 100 nm ).Proses ini banyak digunakan pada pembuatan emulsi , gel dan foam . Produk yang telah dikembangkan adalah ice cream rendah lemak dengan kandungan lemak berkisar 16 % sampai dengan 1 % . Ice cream jenis ini dibuat dengan cara memperkecil ukuran partikel emulsi sampai dengan ukuran nano .

2. Peningkatan cita rasa ( flavor and colour improvement )
Teknologi nano mamberikan pengembangan makanan interactive yang memberikan kebebasan konsumen untuk memilih rasa dan warna dari makanan yang akan dimakan. Pembuatan nanocapsule yang berisi warna dan rasa makanan memberikan peluang pada konsumen untuk memilih rasa dan warna yang diinginkan. Nanocapsule ini akan bersifat inert sampai dengan makanan dikunyah dalam mulut .

3. Pengawetan ( preservation )
Makanan merupakan komoditas dengan karakteristik mudah rusak dan tidak tahan lama .Untuk mempertahankan kualitas agar sama dengan pada saat diproduksi , maka produk makanan harus melalui proses pengawetan baik secara fisik maupun kimia .Teknologi nano memberikan cara baru dalam proses tersebut., diantaranya adalah :
– Pemberian nanopartikel silver dalam plastik pada saat produksi kaleng untuk penyimpanan makanan . Nanopartikel silver dapat membunuh bakteri yang hidup di makanan yang disimpan dalam kaleng. Hal ini dapat mengurangi resiko adanya bakteri yang membahayakan kesehatan.
– Penggunaan nanopartikel silikat dalam plastik film yang digunakan untuk pengemasan makanan. Partikel nano ini dapat berfungsi sebagai penghalang yang dapat mencegah perpindahan gas seperti oksigen dan uap air dari dan ke dalam kemasan makanan.Mekanisme ini dapat mencegah terjadinya kerusakan makanan.
– Penambahan nanopartikel zinc oksida pada plastik yang dipergunakan untuk pengemasan makanan. Partikel zinx oksida dapat menghalangi sinar ultraviolet . Disamping itu partikel tersebebut memberikan efek antibakteri , meningkatkan kekuatan dan stabilitas plastik film .

4. Keamanan ( safety )
Teknologi nano mengembangkan cara untuk menjamin keamanan suatu produk makanan. Penerapan nanosensor pada plastik yang dipergunakan untuk pengemasan , memungkinkan untuk mendeteksi gas yang keluar dari makanan yang sudah rusak . Gas tersebut akan memicu nanosensor sehingga nanosensor akan memberi respon berupa perubahan warna pada kemasan. Dengan perubahan warna tersebut , konsumen akan tahu bahwa makanan yang ada di dalam makanan tersebut sudah tidak dapat dikonsumsi .
Penggunaan nanosensor tidak hanya pada kemasan , tetapi juga pada proses produksi . Nanosensor dikembangkan untuk dapat mendeteksi bakteri dan berbagai kontaminan seperti salmonella yang mungkin ada di dalam makanan pada unit pengemasan. Dengan teknik ini , pengujian sampel dapat dilakukan lebih sering tanpa harus mengirim sampel ke laboratorium dan menekan biaya pemeriksaan.

5. Pengemasan ( packaging )
Sistem pengemasan untuk masa yang akan datang diharapkan mampu menutup lubang-lubang kecil pada kemasan dan memiliki respon yang baik terhadap lingkungan ( contohnya perubahan suhu dan kelembaban). Teknologi nano yang sudah diterapkan dalam bidang ini contohya adalah penggunaan ”clay nanocomposite ”yang disebut imperm dalam botol ringan , karton dan kemasan plastik film yang lain dan berfungsi sebagai penghalang yang bersifat impermeable terhadap gas- gas seperti oksigen atau karbondioksida .Nanocomposite ini banyak digunakan pada botol bir dan minuman ringan yang membutuhkan kemasan bersifat impermeableterhadap gas .

Sumber : https://riwaytekimunwahas.wordpress.com/2012/01/20/pemanfaatan-teknologi-nano-di-dalam-industri-pengolahan-bahan-makanan/

Powered by WordPress | Designed by: photography charlottesville va | Thanks to ppc software, penny auction and larry goins