Kodam IV/Diponegoro Tandatangani MoU Swasembada Pangan

Hari Kamis (15/1)  dilaksanakan penandatangan MoU tentang peningkatan swasembada pangan di Jawa Tengah antara Pemerintah Propinsi Jawa Tengah dengan Kodam IV/Diponegoro yang berlangsung di Desa Gelagahwangi Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Penandatanganan MoU tersebut merupakan tindaklanjut dari perintah Presiden RI beberada waktu lalu dalam rangka mewujudkan Swasembada Pangan Nasional.  Kodam IV/Diponegoro siap mendukung Program Swasembada Pangan di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pada acara tersebut Menteri Pertanian  Amran Sulaiman menyampaikan terkait  permasalahan pertanian yang dihadapi di Indonesia. Permasalahan tersebut diantaranya masalah irigasi, benih, pupuk, alat mesin pertanian, dan penyuluhan.

Dan menanggapi pendapat Bupati Klaten tentang masalah pertanian yang dihadapi di wilayahnya, Menteri Pertanian meminta 3.000 hektar lahan ditanami bibit beras rojo lele.   Selain itu, Departemen Pertanian akan menyelesaikan masalah pertanian dalam jangka waktu satu tahun yaitu dengan  optimalisasi lahan seluas 33 ribu hektar, pupuk gratis, alat pertanian (hand traktor, transplanter) gratis dan fasilitas lainnya. Diharapkan pertanian dalam jangka waktu  3 tahun kedepan akan mencapai swasembada pangan.

Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Bayu Purwiyono dalam sambutannya menjelaskan, bahwa dalam rangka menyukseskan program nasional ini, maka diperlukan kerjasama yang sinergis antara Kodam IV/Diponegoro dengan Pemda, Instansi terkait dan para akademisi serta stakeholder dan seluruh elemen masyarakat. Diharapkan dengan kerjasama ini, di sebagian besar Jawa Tengah akan dapat ditingkatkan potensi sumber daya wilayahnya, khususnya dalam produksi pangan.

Lebih lanjut dijelaskan, kondisi wilayah Jawa Tengah masih sangat potensial untuk mengembangkan Program Swasembada Pangan. Hal ini mengingat beberapa wilayah tertentu merupakan penghasil bahan pangan yang setiap tahunnya menunjukkan peningkatan produksi meskipun keberhasilan ini belum secara menyeluruh diikuti oleh wilayah lain.

“Tugas kita adalah meningkatkan perolehan produksi baik secara kualitas maupun kuantitas. Saya optimis dengan kerjsama yang sudah terjalin selama ini, pencapaian hasil yang maksimal akan dapat diwujudkan”, jelas Mayjen TNI Bayu Purwiyono.

Pada kempatan yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo S.H., M.IP mengucapkan terima kasih kepada TNI atas dukungan swasembada pangan dengan penandatanganan MoU kerjasama. Disampaikan juga target tanaman padi raja lele per hektar 8 ton. Sedangkan target produksi dalam jangka waktu 3 tahun menuju swasembada pangan juda didukung dengan tanaman holtikultura pendukung lainnya seperti mangga, durian dan lainnya.

Oleh karena itu Pertanian terpadu akan bekerjasama dengan UGM akselerasi untuk pelaksanaannya didukung TNI.

Hadir pada acara tersebut Kepala Bappeda, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, pejabat terkait wilayah Jawa Tengah, para Bupati dan Walikota se Propinsi Jawa Tengah serta para pejabat jajaran Kodam IV/Diponegoro.

Sumber : http://kodam4.mil.id

Powered by WordPress | Designed by: photography charlottesville va | Thanks to ppc software, penny auction and larry goins