Daily Archives: January 21, 2015

Inilah Cara Tepat Baca Label Kemasan Pangan

Menjadi konsumen cerdas dapat diawali dari sikap kritis saat membaca label kemasan pangan. Demikian diungkapkan Tetty Helfery Sihombing dari Direktorat Standardisasi Produk Pangan Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sayangnya, kesadaran membaca label kemasan pangan masih kurang pada masyarakat Indonesia. Dalam seminar bertajuk Cermati Konsumsi Gula, Garam, Lemak, dan Baca Label Kemasan Makanan Rabu (20/6/2013) , di Jakarta, Tetty memaparkan langkah-langkah membaca keterangan pada label kemasan pangan.

Kodam IV/Diponegoro Tandatangani MoU Swasembada Pangan

Hari Kamis (15/1)  dilaksanakan penandatangan MoU tentang peningkatan swasembada pangan di Jawa Tengah antara Pemerintah Propinsi Jawa Tengah dengan Kodam IV/Diponegoro yang berlangsung di Desa Gelagahwangi Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Penandatanganan MoU tersebut merupakan tindaklanjut dari perintah Presiden RI beberada waktu lalu dalam rangka mewujudkan Swasembada Pangan Nasional.  Kodam IV/Diponegoro siap mendukung Program Swasembada Pangan di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pada acara tersebut Menteri Pertanian  Amran Sulaiman menyampaikan terkait  permasalahan pertanian yang dihadapi di Indonesia. Permasalahan tersebut diantaranya masalah irigasi, benih, pupuk, alat mesin pertanian, dan penyuluhan.

Ini Cara Bedakan Sertifikat Halal Kedaluwarsa pada Makanan

Saat ini marak perusahaan makanan yang tidak memperpanjang izin sertifikat halal. Karenanya, masyarakat mesti waspada terhadap makanan yang sertifikat halalnya sudah kedaluwarsa.

Pendiri Halal Corner, Aisha Maharani, mengatakan banyak sertifikat halal yang dimiliki oleh perusahaan makanan dan merek tertentu yang tidak diperpanjang. Sikap ini perlu diwaspadai oleh masyarakat. Sebab bisa saja perusahaan dan merek itu kembali menambahkan zat haram pada bahan makanannya.

Aisha memberikan tips mudah untuk mengetahui apakah izin sertifikat halal sebuah perusahaan dan brand sudah kedaluwarsa atau belum.

Pertama, logo sertifikat halal MUI berbentuk bulat dan ada tulisan halal dengan bahasa Arab. Jika perusahaan dan brand tersebut memang memiliki izin yang jelas, mereka akan menempelkan logo halal di semua media informasinya.

Kedua, masyarakat diharapkan teliti memperhatikan nomor izin yang tertera pada kopi sertifikat halal yang biasa dipajang oleh perusahaan. Tiga digit nomor izin di belakang kode menunjukan tahun pembuatan izin sertifikat halal tersebut.

“Jika sudah expired itu hak kita kok sebagai konsumen bertanya pada pemiliknya mengapa tidak memperpanjang izin,” ujar Aisha saat dihubungi Republika Online, Senin (19/1).

Ketiga, Aisha menyarankan masyarakat aktif dalam mencari informasi tentang bahan apa saja yang memang bahan makanan haram. Sebab, banyak bahan kimia haram yang disamarkan dengan nama kimiawi yang asing di telinga masyarakat.

Sumber : http://gayahidup.republika.co.id

Powered by WordPress | Designed by: photography charlottesville va | Thanks to ppc software, penny auction and larry goins